Tampilkan postingan dengan label ilustrasi. Tampilkan semua postingan

Si Unyil - illustration artbook


Si Unyil - illustration artbook

Karya oleh Maratu Hanifa


“Illustration artbook of si Unyil” merupakan karya proyek individu pameran DKV UNS angkatan 2014. Berupa kumpulan ilustrasi karakter serta kegiatan yang mengangkat tema dari sebuah film serial anak Indonesia yaitu si Unyil.

Si unyil merupakan bentuk wayang boneka yang diciptakan oleh Drs.Suyadi atau dikenal sebagai tokoh pak Raden dalam film serial ini. Menceritakan tentang bocah ibukota yang senang berpetualang bersama teman-temannya.



Alasan creator mengambil konsep ini sebagai karya pameran adalah ingin menghidupkan dan mempopulerkan kembali tokoh si Unyil berupa buku kumpulan illustrasi menarik dengan gaya dan style yang berbeda yaitu 2D semi-realism. Dengan merubah beberapa unsur, seperti property & style yang dibuat menjadi lebih modern myenyesuaikan gaya anak muda masa kini. Selain itu disetiap ilustrasi akan diselipkan kata-kata mutiara yang terinspirasi dari Pak Raden yang bertujuan untuk memberi motivasi kepada penonton.

DIO dan MAKUN


DIO dan MAKUN

Karya oleh Nugraha Brata 

ADA APA NIH?

Di zaman modern ini sudah banyak sekali perubahan yang terjadi dan perubahan itu hampir di semua bidang. Salah satu penyebab perubahan itu adalah Globalisasi.

Cara hidup manusia yang selalu berubah-ubah mengikuti sebuah TREN atau hal-hal yang baru dan diminati selalu manjadi acuan. Hal ini seolah-olah menjadi sangat mudah untuk meninggalkan sesuatu yang lama dengan yang baru. Lalu, bagaimana dengan kebudayaan?


Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai kebudayaan sudah sepatutnya dibanggakan. Kebudayaannya yang beragam dan tersebar dari Sabang sampai Merauke. Namun dengan adanya perubahan akibat adanya globalisasi, membuat kesadaran kebudayaan terus memudar. Globalisasi memang dapat memberikan dampak positif namun dampak negatif juga patut diperhatikan, perubahan-perubahan tersebut seperti timbulnya individu yang akan selalu sama dengan individu lainnya karena mengikuti arus globalisasi. Hal ini dapat kita lihat pada kehidupan remaja yang cenderung lebih menyukai kebudayaan barat.


Lalu bagaimana cara untuk generasi muda supaya dapat mengetahui jika Indonesia itu memiliki keanekaragam Budaya yang sangat melimpah?

Dari permasalahan tersebut diperlukan kontribusi untuk mencari solusi dari sudut pandand Desain Komunikasi Visual dan saya memilih untuk memakai pendekatan dengan menggunakan media komik.



KENAPA DIPILIH KOMIK?

Kenapa Komik? Komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Didalam komik selain memberikan penggambaran visual dari subjek yang diangkat juga adanya adanya unsur yang dapat digunakan sebagai penyampaian pesan yaitu unsur dialog yang ada dalam komik.



SIAPA SIH YANG TIDAK TAHU KOMIK?

Komik sudah pasti dikenal oleh sebagian besar orang atau mungkin setiap orang tahu. Apalagi anak muda sudah pasti akrab dengan komik. Nah, dari hal tersebut komik dinilai dapat menjadi sarana yang bisa digunakan sebagai cara penyampaian pesan terhadap target yaitu Remaja.



KONSEP KOMIK

Komik ini akan memiliki dua bentuk komik. Komik bentuk pertama adalah komik seperti pada umumnya yang didalamnya menyajikan cerita tentang komik ini yang nantinya akan mendukung komik bentuk kedua.

Komik bentuk kedua adalah komik strip, Komik strip dipilih karena sederhana sehingga mudah dipahami. Di komik strip ini yang nantinya sebagai bentuk utama yang menyajikan cerita-cerita dari tokoh utama yang mengambil subjek tema dari kebudayaan di setiap daerah yang ada di Indonesia.



SINOPSIS

Dio, remaja polos yang tidak peduli dengan sekitar dan sangat menggemari gadget, tiba-tiba dikejutkan oleh kemunculan robot burung dari masa depan berwarna kuning di kamarnya yang bernama Makun. Kedatangan Makun bukan tanpa alasan, namun dia membawa misi khusus yang harus diselesaikan bersama Dio. Misi itu adalah menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia karena di masa Makun dibuat yaitu di tahun 2106, keadaan dunia sudah sangat berubah. Masyarakat Indonesia sudah tidak mempunyai identitas budaya, mereka sudah melupakan apa yang seharusnya dijaga, dan Dio adalah sosok yang membawa perubahan besar itu.


Lalu bagaimana dengan perjalanan mereka untuk merubah takdir?

Dengan kemampuan Makun yang dapat teleportasi ke berbagai tempat akan membuat Dio akan tahu seberapa kaya dan cantiknya budaya bangsanya..

Werewolf - the last order Indonesian Version


Werewolf - the last order Indonesian Version

Karya Oleh Yunior Susanto
ig yuniorsusanto


Game Werewolf ini menggunakan kartu sebagai alatnya yang di masing – masing kartu tersebut terdapat karakter yang memiliki kekuatannya masing – masing. Ada Seer, Guardian, Villager, Cursed, dan tentunya Werewolf itu sendiri. Nantinya pemain akan mendapatkan kartu dari moderator (pengatur alur permainan) masing – masing satu kartu dan setiap pemain tidak mengetahui kartu pemain lainnya. Tugas para pemain adalah memerankan karakternya dan jangan sampai ketahuan dengan mudah. Selama permainan nantinya mereka akan saling menebak karakter pemain lain dari cara mereka berargumen, berbicara, gerak – geriknya, tergantung bagaimana cara mereka membentuk sebuah asumsi. Mereka boleh menggunakan kemampuan dari kartunya setelah ditanya oleh moderator akan menggunakan kemampuannya atau tidak. 

Konsep dari desain kartu ini sendiri mengambil latar belakang dari kebudayaan Indonesia. Jadi, tiap karakternya dipadukan dengan elemen semacam batik, capil, dll. Karena begitu terkenalnya permainan ini di Indonesia, maka saya bertujuan untuk mengembangkan desain dari permainan ini menjadi lebih keindonesia-an. Tujuan utamanya sediri adalah untuk mengangkat kebudayaan Indonesia itu sendiri dan mengenalkannya kepada generasi-generasi baru yang mungkin masih belum fasih terhadap kebudayyan Indonesia.

GULI


GULI

Karya oleh
evi nilasari @dareriyu
titis dwi kusuma @headphoner12
maratu hanifa @Nippswg08


Permainan kelereng merupakan salah satu permainan tradisional yang dulu sangat digemari oleh kalangan anak-anak hingga remaja. Namun di zaman modern seperti sekarang, perkembangan teknologi yang meningkat drastis serta keberadaan game software yang lebih diminati membuat eksistensi permainan tradisional mulai menghilang, terutama permainan kelereng yang sudah dianggap tak menarik lagi di mata masyarakat saat ini. Untuk mengenalkan kembali sekaligus membangkitkan kenangan yang hilang akan permainan tersebut, maka tercetus sebuah ide yang disalurkan dalam bidang karya tulis menulis dan ilustrasi menarik.

Karya tulis yang dimaksud adalah sebuah novel yang sedang digemari dari kalangan anak muda. Pemilihan konsep novel ini disebabkan mulai banyaknya minat masyarakat akan industri kreatif dalam bidang penerbitan dan percetakan di Indonesia sebagai hasil antusiasme Light Novel dan Manga dari Jepang serta Western Comic dari Amerika dan Eropa yang sebelumnya lebih dulu terkenal di tanah air.


Konsep 

Menyesuaikan dengan tema pameran ”When Traditional Culture Meet Modern Design”, karya ini akan mengadaptasi bentuk permainan kelereng khas daerah Ketapang, Kalimantan Barat. Dikemas dalam bentuk cerita novel dan ilustrasi masa kini, diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk kembali melihat permainan tradisional ini, namun dengan konsep dan aturan permainan yang di modernisasi.

Karya ini diberi nama “Guli”, penyebutan permainan kelereng di Ketapang yang dipengaruhi kebudayaan melayu. Berceritakan tentang Randa, gadis yang sangat menyukai permainan kelereng. Tapi karena kemampuannya yang di bawah rata-rata dan juga stigma permainan yang tak cocok untuk perempuan membuatnya diremehkan oleh pemain lain. Walaupun begitu, ia tak menyerah begitu saja dengan kecintaannya terhadap permainan itu. Ia nekad mendaftarkan diri mengikuti kompetisi nasional elit “Guli” yang diadakan setahun sekali tersebut. Namun ia tidak pernah menyangka ia dipasangkan dengan seorang pemuda dingin bernama Tian yang ternyata merupakan salah satu pemain jajaran ranking tinggi. Mereka berdua pun berkomitmen untuk menjadi juara sekaligus mengalahkan “Tangan Pengendali”, para pemain rangking 10 besar senasional.



Sinopsis tersebut nantinya akan dikembangkan lagi menjadi sebuah novel dan disisipkan pula beberapa ilustrasi di beberapa bagian penting untuk membantu visualisasi tokoh serta adegan-adegan yang sulit dijelaskan oleh kalimat.

Cerita Rakyat Asal Usul Bunga Teratai



Cerita Rakyat Asal Usul Bunga Teratai 

Karya Oleh Nurul Hidayat
ig nrlhidayt

Merupakan sebuah cerita bergambar diambil dari sebuah mitos yang terdapat didalam kehidupan masyarakat Jawa Tengah yang menceritakan tentang asal muasal adanya bunga teratai. 

Dahulu kala ditepi gunung ada Raja yang arif dan bijaksana serta perhatian kepada rakyatnya. Raja itu memimpin kerajaan disana. Raja itu bernama Raja Ranubanu, beliau memiliki putri yang amat cantik yang bernama Dewi Arum. Sang putri memiliki kebiasaan mandi serta senang sekali bermain air. bersambung...

RENEGADES - WAYANG PEMBELOT


RENEGADES - WAYANG PEMBELOT

Karya Oleh Muhammad Wicaksono
Deviantart wicaksono210


Pada suatu masa di sebuah negeri yang jauh, terjadi sebuah perang besar antara 2 kubu raksasa yang lebih sering dikenal sebagai Wayang, kedua kubu itu adalah Raksasa Kurawa, Wayang jahat yang berusaha untuk menghancurkan umat manusia, mereka dipimpin oleh raksasa merah berwajah sepuluh Dasamuka dan adik-adiknya, dan di sisi lain, kubu Pandawa tidak membiarkan mereka, dipimpin oleh wayang tertua dan bijaksana Puntadewa, Werkudara yang gagah perkasa, Janaka yang berwibawa, dan dua wayang kembar yang berbagi tubuh Nakula dan Sadewa berusaha untuk melindungi perdamaian dan melenyapkan Kurawa dari muka bumi.

Perang besar antara Pandawa dan Raksasa Kurawa berlangsung selama beribu-ribu tahun lamanya, hingga pada akhirnya perang berakhir atas kemenangan kubu Pandawa, dunia menjadi damai, sebagai simbol penghormatan para pejuang Pandawa diistirahatkan di empat penjuru negeri. Namun pada suatu hari, para Pandawa bangkit secara misterius dan mulai meneror orang-orang, membunuh siapapun yang mereka lihat hingga akhirnya tak ada satupun yang tersisa.

Art of Radyapustaka


Art of Radyapustaka

Karya oleh Mufid Islam


Ide karya ini muncul ketika seringnya saya berkunjung ke museum-museum yang ada di Kota Surakarta, Karena saya sebagai anak muda sendiri sangat kurang dalam pemahaman tentang budaya Indonesia khusunya budaya dari daerahnya sendiri sehingga saya ingin mempelajari lebih lanjut namun di museum-museum yang ada di Surakarta menurut saya kurang dalam sosialisasi serta perbaikan fasilitas yang ada sehingga museum-museum tersebut sangat sepi dan pengunjungnya bisa dihitung dengan jari kebanyakan adalah dari wisatawan dalam maupun luar negeri saja sangat jarang kita temukan ada anak muda yang berkunjung ke museum-museum di Surakarta. 




Museum yang akan saya jadikan sample adalah museum Radya Pustaka,Pada tahap awal ini saya akan membuat catalog tentang museum Radya Pustaka karena ketika saya sering berkunjung kesana dari pihak museum tidak menyediakan catalog sehingga kita di sana hanya melihat-lihat serta membaca penjelasan seadanya yang tertempel pada etalase kaca. Selain catalog ini berfungsi sebagai pemandu dalam pembelajaran saat kita disana catalog ini juga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh karena konten yang dibuat dalam catalog ini bukan sekedar foto tetapi manual painting sehingga lebih menarik dan terdapat nilai estetika lebih dalam catalog ini.

Mungkin pada ide karya ini tidak akan berdampak banyak tetapi paling tidak saya sudah peduli untuk masa depan. Pada ide karya ini juga saya berharap tidak berhenti disini saja tetapi akan terus berkembang ke tahap-tahap berikutnya yang lebih kompleks dan besar karena untuk membangkitkan gairah belajar kebudayaan pada generasi muda saya tidak akan bisa melakukanya sendiri. Mungkin nanti kedepanya ada banyak anak muda dengan kreativitasnya yang akan mampu membangun museum yang ada menjadi lebih menarik dan mengedukasi untuk generasi selanjutnya.

Salam Budaya !

DKV Hore


DKV Hore

karya kolaborasi oleh Hesti Maharasmi & Faiz Rifqi
ig rarasmi
ig fai_rifqi

DKV Hore menceritakan tentang 3 Maba (Mahasiswa Baru) desain yang terjebak di lika-liku kehidupan DKV.

Melanie Kustanto, mahasiswi impor asal Amerika yang medok dan Javanese-Wannabe. Ted atau Tedjo Bintara, mahasiswa yang terjebak di DKV karena salah tulis jurusan. Bima Maulana, mahasiswa dari desa yang mumpuni soal DKV tapi lugu dan polos.

Bersama, mereka menempuh suka-duka hidup di DKV bersama kenyelenehan dan kerumitannya..

Roro Jonggrang



Roro Jonggrang

karya oleh Maikel Sahuleka, Zulfikar Ali, Jusup Agung



Latar Belakang Masalah

Masalah yang diangkat berkaitan dengan tema pameran kali ini yakni “When Traditional meet with Modern” adalah dimana masyarakat Indonesia pada umumnya khususnya remaja dan anak mudanya tidak lagi mengetahui cerita tradisional, cerita rakyat ataupun dongeng dari negeri mereka sendiri. Dari latar belakang tersebut kami mencoba membuat suatu media pembelajaran interaktif mengenai salah satu cerita rakyat Indonesia yakni legenda Roro Jonggrang yang merupakan mitos asal-muasal candi Prambanan menggunakan media Visual Novel.


Konsep Karya

Kami memilih media Visual Novel dikarenakan media visual novel banyak digandrungi di dunia internasional (terlepas dari negara Jepang yang mempopulerkan media tersebut) dan juga sedang berkembang di Indonesia, disamping ingin memperkenalkan lagi genre Visual Novel kepada masyarakat umum juga sebagai media yang jarang digunakan sebagai media (sarana) penyampaian cerita rakyat. Dari segi cerita sendiri kami melakukan improvisasi dengan menambahkan berbagai elemen cerita agar memperkaya cerita yang sudah ada namun tetap berpegang pada sumbu/poros utama dalam cerita yang kami angkat. Cerita ini kami bagi menjadi dua babak besar yang ditandai dengan sudut pandang karakter dominan, dimana di babak pertama yang didominasi oleh Bandung, mulai dari pertarungannya dengan Prabu Boko hingga pertemuannya dengan Roro Jonggrang sendiri. Pada babak kedua sudut pandang karakter akan beralih pada Roro Jonggrang yang diperlihatkan mengalami pergolakan batin kepada Bandung yang telah membunuh ayahnya Prabu Boko.

HALFBLOODWAR - Guwarsa v Guwarsi


HALFBLOODWAR "Guwarsa v Guwarsi"

karya oleh Ary Fajriyanto P
ig ary_fajriyanto

HALFBLOODWAR adalah komik serialisasi yang bercerita tentang orang-orang yang dianugerahi kekuatan dan takdir yang sama dengan tokoh-tokoh wayang Ramayana maupun Mahabarata yang disajikan dalam beerapa seri. Komik ini bertujuan untuk memperkenalkan tokoh-tokoh serta cerita pewayangan pada masyarakat khususnya kaum remaja.




Kali ini HALFBLOODWAR memperkenalkan seri pertamanya yaitu HALFBLOODWAR "Guwarsa v Guwarsi" yang menceritakan tentang rivalitas kedua saudara yaitu Sugriwa dan Subali yang mendapatkan kekuatan dari Cupumanik Astagina dan berjuang untuk membasmi angkara murka di kawasan gua Kiskenda.